Geobserver.org

Daftar Game Slot Online Joker Gaming Terbaru Dan Terbaik

Pemetaan Online Persebaran Virus Corona Secara Global

Pemetaan Online Persebaran Virus Corona Secara Global

Pemetaan online persebaran virus Corona kini telah rilis versi globalnya dan terlaporkan bahwa pandemi ini masih menjalar dalam kecepatan tinggi di seluruh dunia. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya ada 70 juta kasus terkonfirmasi dari total 190 negara serta telah menyebabkan hingga mencapai angka 1,5 juta korban jiwa berjatuhan hanya dalam tempo kurang dari 12 bulan lamanya.

Virus corona termasuk lihai dalam menghindari penanganan protokol kesehatan oleh sejumlah bangsa, baik negara maju apalagi yang sedang berkembang. Pada beberapa kasus, sejumlah negara yang sempat menorehkan prestasi dalam menekan sebaran pandemi ternyata juga harus menerima kenyataan pahit bahwa gelombang susulan mulai terjadi kembali.

Pemetaan Online Persebaran Virus Corona Secara Global

Sejumlah tabel juga menyajikan fakta menyakitkan bahwa negara adidaya dengan paling banyak permainan game POKER ONLINE sekalipun harus takluk di bawah naungan kekuasaan covid-19 yang gagah perkasa. Setelah beberapa bulan bertarung dengan musuh berukuran tak kasat mata, akhirnya Amerika Serikat tumbang dengan kejadian positif corona mencapai lebih dari 10 ribu kasus setiap harinya.

Tak lama setelahnya, negara berkembang seperti Brazil juga menyusul AS dengan laporan kasus menyentuh belasan ribu kasus harian. Sementara itu, India harus berpuas diri karena hanya sanggup menorehkan ‘prestasi’ sebagai negara dengan kejadian infeksi corona terbanyak pada urutan nomor tiga.

Kenaikan jumlah pasien yang terjangkit covid-19 menunjukkan tanda peningkatan secara agresif ketika memasuki semester dua pada 2020 ini. Dari bulan Januari menuju Juni, setidaknya butuh enam bulan lamanya untuk sampai kepada 10 juta kasus terkumpul dari seluruh dunia.

Pemetaan Online Persebaran Virus Corona Mencerminkan Buruknya Penanganan

Berkat pemetaan online persebaran virus corona, semuanya menjadi jelas betapa pemerintah dunia sangat buruk dalam menangani pandemi. Melanjutkan kisah tadi, sangat drastis perbedaan di pertengahan November menuju Desember, melaporkan bahwa terjadi peningkatan 10 juta kasus hanya dalam tempo dua minggu saja.

Organisasi Kesehatan Dunia yaitu WHO pun tidak berani lagi sesumbar bahwa segala sesuatu masih berada dalam ranah aman terkendali. Sangat jelas sekali terpancar bahwa kali ini mereka memperingatkan seluruh penduduk bumi untuk tidak merayakan penemuan vaksin komersil terlalu dini karena belum terbukti efektifitasnya.

Pemetaan Online Persebaran Virus Corona Mencerminkan Buruknya Penanganan

Perwakilan WHO melanjutkan, bagaimanapun juga vaksin generasi pertama bukan sebuah ramuan ajaib yang menandakan bahwa pandemi akan mereda. Vaksin hanyalah alat bantu penunjang dalam rangka menekan persebaran covid di seluruh dunia, namun bukan berarti penyebarannya akan terhenti total secara keseluruhan.

Sebagai catatan, Inggris serta Kanada adalah dua negara perdana yang mengumumkan persetujuannya secara resmi akan penggunaan vaksin komersil. Produk tersebut merupakan hasil temuan laboratorium Pfizer yang rencananya akan segera terdistribusi secara merata hingga ke seluruh penjuru dunia.

Amerika Serikat tampaknya belum rela untuk terkalahkan dan berambisi untuk selalu menjadi yang terdepan, termasuk dalam urusan penyakit. Saat ini saja AS sukses mencatatkan total kasus melebihi 16 juta jiwa serta menyebabkan 300 ribu nyawa melawang begitu saja akibat dari serangan virus corona, paling tinggi sedunia.

Antara Optimisme Semu dan Menyepelekan Situasi

Wabah corona telah mengakibatkan efek negatif hingga memukul telak roda perekonomian di AS, bahkan banyak penduduk AS mulai mencoba berbagai alternatif untuk mencari uang , seperti mulai bermain game bandar ceme dan judi kartu lainnya. Walaupun sejumlah pengamat masih optimis akan keadaan ini. Mereka berujar bahwasanya ekonomi AS akan segera memasuki tahap pemulihan dalam jangka waktu yang cukup singkat ibaratnya hanya sekejap mata saja.

Opini naif seperti itu hanya akan menyebabkan pandemi semakin tidak terkontrol dan bergerak liar karena sikap menyepelekan keadaan. Faktanya, delapan juta warga negara AS yang kebanyakan adalah anak kecil dan kaum minoritas kini terancam kebangkrutan dan telah jatuh miskin semenjak bulan Mei 2020 silam.

Pemetaan Online Persebaran Virus Corona Menyepelekan Situasi

Pemetaan online persebaran virus corona merupakan pedoman paling akurat yang pantas kita jadikan patokan dalam menentukan langkah di masa depan. Sebaliknya, sejumlah negara di Benua Eropa justru mulai membawa harapan cerah karena grafiknya menunjukkan pola mendatar semenjak awal November kemarin.

Menariknya, berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan oleh AS, negara seperti Italia, Jerman, Prancis, dan Spanyol sama sekali tidak menurunkan kewaspadaannya. Beberapa kali pemerintahan setempat masih menggalakkan penguncian aktifitas harian maupun alternatifnya seperti PSBB yang sedang berlangsung di negara kita tercinta, Republik Indonesia.

Asia mungkin adalah lokasi di mana awal terjadinya wabah merebak hingga ke seluruh dunia, tapi kasus di sana terhitung masih sangat rendah daripada dunia barat. Beberapa pengecualian seperti misalnya India, yang ternyata harus tumbang juga oleh lonjakan infeksi corona selama berlangsungnya musim panas berkepanjangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered By WordPress | LMS Academic